4 Peserta Kemping Tewas Tersambar Petir, Ini Kronologisnya

KUNINGAN (CT) – Musibah yang menewaskan dua pelajar dan dua alumni SMAN I  Jamblang Kabupaten Cirebon, di bumi perkemahan Ipukan Dusun Palutungan Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan, berlangsung begitu cepat.

Hujan deras disertai kilatan petir, sempat membuat pelajar SMAN I Jamblang yang kemping khawatir. Nyata saja, suara gemuruh dan kilatan petir yang berlangsung begitu cepat menyambar kawasan perkemahan Palutungan, membuat empat orang peserta kemping meninggal dunia.

Sambaran petir juga mengakibatkan tiga peserta kemping lainnya mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Kekhawatiran peserta kemping menjadi kenyataan, jika kilatan petir yang terjadi saat hujan deras itu membawa petaka bagi mereka. Sabtu (07/11).

Menurut saksi di lokasi kejadian, Wawan suwandi warga RT. 05 RW 03 Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, yang juga sebagai Guru Pembimbing peserta kemping menjelaskan, musibah itu terjadi begitu cepat, saat rombongan selesai memperbaiki tenda yang bocor karena hujan deras.

“Mendadak terdengar kilatan yang berbarengan suara petir, semua yang ada di lokasi pun kaget. Mereka tak menyangka kalau kilatan petir itu ternyata mengakibatkan beberapa peserta kemping meninggaal dunia. Kita taunya mereka sudah tergeletak di tanah,” jelasnya.

Para korban merupakan anggota rombongan Pelatihan Dasar Pecinta Alam SMAN 1 Jamblang. Selain mereka, di kawasan bumi perkemahan Palutungan ada juga rombongan lain yakni mahasiswa dari Jurusan Teknik Informatika Universitas Muhamadiyah Cirebon.

Empat korban yang meninggal dunia akibat tersambar petir itu yakni Dean Andika (15) dan Andrian (15) keduanya siswa SMAN 1 Jamblang Cirebon. Sedangkan dua korban lainnya yakni Arif Budiyanto (24) dan Arif Budiman (25) warga Tegal Wangi Plered Cirebon, keduanya merupakan alumni sekaligus panitia kemping rombongan SMAN 1 Jamblang.

Tiga korban yang mengalami luka akibat sambaran petir, harus menjalani observasi di UGD RS. Sekar Kamulyaan Cigugur. Mereka adalah Nurhalizah (17) dan Anisa (16) siswa SMAN 1 Jamblang, dan satu korban dari rombongan yang berbeda yakni Fahat mahasiswa Universitas Muhamadiyah Cirebon.

Diketahui, mereka mulai kemping sejak  hari Jumat, (06/11) dan rencananya baru berakhir Minggu (08/11). “Di sana, masih ada rombongan dari Universitas Muhamadiyah Cirebon yang  persertanya mencapaai 40 orang,” tukas Wawan. (Ipay)

64686 Views

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. bambang08/11/2015 at 06:54Reply

    itu kok redaksionalnya kacau amat. cb deh d baca lg. redakturnya tolong lah yg lbh teliti ngeditnya

Tinggalkan Balasan